Sanggau – Proses belajar-mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Sontas, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, kini menghadapi hambatan besar. Infrastruktur sekolah yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia ini dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat fatal. Dok: (15/6/26)
Berdasarkan data resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dari total 9 ruang kelas yang dimiliki sekolah, sebanyak 6 ruang kelas di antaranya mengalami kerusakan parah dengan tingkat kerusakan mencapai hampir 80 persen. Kondisi bangunan yang lapuk dan membahayakan keselamatan ini membuat ruang-ruang tersebut tidak lagi layak untuk digunakan.
Demi memastikan hak pendidikan siswa tetap terpenuhi dan proses belajar-mengajar tidak terhenti total, pihak sekolah terpaksa memutar otak. Saat ini, aktivitas pembelajaran dialihkan dengan memanfaatkan fasilitas umum milik warga. Para siswa terpaksa mengungsi ke Gedung Serbaguna Desa serta meminjam ruang kelas Taman Kanak-Kanak (TK) yang terletak di Dusun Sontas.
Menanti Perhatian Pemerintah di Beranda Negara
SDN 03 Sontas merupakan salah satu sekolah dasar tua di wilayah Entikong. Berdasarkan data administrasi, sekolah dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 30102103 ini didirikan lewat SK No. 420/3592/DIKBUD.A pada 31 Desember 1975, dan resmi beroperasi setahun kemudian pada 31 Desember 1976.
Berdiri di atas lahan seluas 3.154 meter persegi dengan titik koordinat Lintang 0°.9557 dan Bujur 110.3547, sekolah ini secara geografis berada di garda terdepan negara. Namun, kondisi fasilitasnya saat ini justru berbanding terbalik dengan semangat penataan kawasan perbatasan.
Penggunaan gedung serbaguna dan ruang TK sebagai ruang kelas sementara jelas berpotensi menurunkan efektivitas belajar siswa. Selain fasilitas yang kurang memadai untuk tingkat sekolah dasar, penggabungan kelas atau keterbatasan ruang dapat mengganggu fokus anak-anak dalam menyerap materi pelajaran.
Kondisi yang memprihatinkan ini memicu harapan besar dari pihak sekolah, orang tua murid, dan masyarakat setempat agar Dinas Pendidikan terkait serta pemerintah pusat segera turun tangan. Mengingat statusnya yang berada di wilayah perbatasan, rehabilitasi total terhadap 6 ruang kelas SDN 03 Sontas mendesak untuk segera direalisasikan demi menyelamatkan masa depan pendidikan anak-anak di beranda negara.













