Atasi Genangan dan Kemacetan, Camat Tayan Hulu Pimpin Aksi Gotong Royong Lintas Desa

TAYAN HULU – Menindaklanjuti genangan air yang memicu kemacetan hingga 20 kilometer di perbatasan Desa Sosok dan Desa Binjai pada Selasa (21/4/2026), Pemerintah Kecamatan Tayan Hulu bergerak cepat dengan menggelar aksi kerja bakti massal.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program ASRI ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, mulai pukul 14.00 WIB. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan drainase, pengerukan parit yang tersumbat, serta pembersihan gulma di sepanjang jalan poros negara yang menghubungkan Sosok menuju Simpang Tanjung.

BACA JUGA: Respons Cepat Forkopimcam Tayan Hulu Tanggulangi Dampak Cuaca Ekstrem dan Kecelakaan Lalu Lintas

Camat Tayan Hulu, Laurianus Yoka, S.H., memimpin langsung jalannya kegiatan di lapangan. Beliau didampingi oleh unsur Forkopimcam (TNI dan Polri), Kepala Desa Sosok beserta jajaran, Kepala Desa Binjai beserta jajaran, personel BPAS, Relawan Damkar, serta Relawan Tanggap Bencana Desa Sosok.

 

“Kegiatan ini adalah langkah nyata untuk memetakan sekaligus mengatasi persoalan drainase. Wilayah perbatasan ini kerap mengalami genangan hingga ketinggian 70 cm saat intensitas hujan tinggi, yang dampaknya bisa melumpuhkan akses lalu lintas dalam waktu singkat,” ujar Laurianus Yoka di sela-sela kegiatan.

 

Kepala Desa Sosok, Petrus Swandi, S.E., menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir di wilayah tersebut.

 

Untuk memaksimalkan pembersihan, pemerintah desa juga mengerahkan Kepala Wilayah (Kawil), Ketua RT, dan warga setempat. Masyarakat tampak antusias membawa peralatan kerja mandiri seperti cangkul, mesin rumput, dan peralatan lainnya untuk memastikan saluran air kembali berfungsi optimal.

Mengingat lokasi ini merupakan jalur vital lintas antarnegara serta penghubung utama antarprovinsi di Kalimantan Barat, kelancaran akses jalan menjadi prioritas utama. Melalui semangat gotong royong ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat demi mewujudkan Tayan Hulu yang aman, kondusif, dan bebas banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *