Warga Desa Pala Pulau Tutup Akses Jalan PT BIA, Tuntut Perbaikan Infrastruktur dan CSR

PUTUSSIBAU — Masyarakat Dusun Patinggi Sari, Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, menutup akses jalan milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Borneo International Anugerah (BIA), Senin (18/5).

Penutupan akses jalan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes warga terhadap perusahaan yang dinilai tidak pernah memberikan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat setempat.

Kepala Desa Pala Pulau, Antonius Gandi, membenarkan adanya aksi penutupan jalan yang dilakukan oleh warganya. Namun, ia menegaskan bahwa penutupan hanya berlaku bagi kendaraan operasional perusahaan yang mengangkut buah sawit.

“Yang ditutup hanya akses bagi kendaraan perusahaan yang membawa buah sawit. Untuk masyarakat umum masih tetap bisa melewati jalan tersebut,” ujar Antonius.

Menurut Antonius, selama perusahaan sawit PT BIA beroperasi di wilayah tersebut, masyarakat merasa belum pernah merasakan manfaat program CSR dari perusahaan. Selain itu, aktivitas perusahaan juga disebut berdampak pada kerusakan infrastruktur jalan di desa.

“Keberadaan perusahaan justru membuat masyarakat semakin kesulitan karena kondisi jalan menjadi semakin rusak,” katanya.

Warga pun mengajukan sejumlah tuntutan kepada pihak perusahaan, di antaranya perbaikan jalan yang rusak melalui tambal sulam, pengerukan parit, serta pembangunan pagar pengaman pada jembatan yang telah dibangun.

Antonius menegaskan bahwa akses jalan untuk kendaraan perusahaan akan tetap ditutup apabila tuntutan masyarakat tidak segera dipenuhi.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat berencana melakukan pertemuan dengan pihak PT BIA pada Selasa (19/5) guna mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Kami berharap pertemuan nanti bisa menghasilkan solusi terbaik bagi masyarakat dan perusahaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *